ORV Chapter 347: Episode 65 – Good and Evil (3)

 Disclaimer: Novel ini bukan punya saya


Laki-laki dengan aura pemimpin itu adalah laki-laki yang pernah kulihat belum lama ini. Dia adalah laki-laki yang lari dariku saat ‘pengurungan’ku beberapa saat yang lalu.

Dia adalah pemimpin aliansi Gyeonggi, salah satu dari 10 iblis—Cho Jinchul. Di regresi kali ini, kupikir semua anggota partyku sudah menjadi terlalu kuat hingga tidak ada yang bisa mengalahkan mereka, tapi ternyata laki-laki itu masih berani muncul di depan kami.

Jung Heewon tersenyum sambil mengeluarkan pedangnya, “Kau?”

Meski Jung Heewon berkata dengan nada sesantai itu, dia sama sekali tidak menurunkan kewaspadaannya. Jung Heewon tetap bersikap waspada karena dia bisa merasakan energi tidak biasa keluar dari tubuh Cho Jinchul. Itu adalah energi iblis.

Jung Heewon mengernyitkan alisnya dan menatap Cho Jinchul dengan tatapan mematikan. Saat berada di Dark Castle, Jung Heewon adalah satu-satunya inkarnasi yang menyelesaikan skenario ke-10 dengan membunuh seorang ‘demon king’, meski itu hanya title formalitas semata. Karena itu Jung Heewon tidak mungkin tidak mengenali aura itu.

 “Kau…. Kau sudah dimakan oleh demon king.”

Aura yang keluar dari tubuh Cho Jinchul adalah aura milik seorang demon king. Dan Cho Jinchul yang sekarang tertawa keras di depan Jung Heewon bukan Cho Jinchul yang dulu. Dia sudah ditelan sepenuhnya oleh energi iblis.

 [Demon king ‘Monarch of the Snake Hell’ telah menunjukkan keberadaannya.]

Monarch of the Snake Hell. Salah satu dari 72 demon king. DIa adalah master dari demon realm ke-72, Andromalius. Selain Cho Jinchul, masih ada dua inkarnasi lain yang memancarkan aura serupa.

 [Demon king ‘Thinker of Lies and Secrets’ telah menunjukkan keberadaannya.]

 [Demon king ‘Performer of Musical Instruments’ telah menunjukkan keberadaannya.]

TIga demon king itu mulai menyebarkan auranya. Meski begitu Jung Heewon tetap terlihat tenang.

 “Bukannya ini pertarungan satu lawan satu?”

 “Tentu saja ini akan menjadi pertarungan satu lawan satu, inkarnasi.”

Bulu kuduk Jung Heewon berdiri saat dia mendengar suara asli itu, tapi dia berhasil menutupi rasa takutnya dan tertawa. Setelah itu Jung Heewon berkata, “Ya, aku ingin mencobanya suatu hari nanti. Aku ingin tahu seberapa kuat demon king itu sebenarnya.”

Aku bisa merasakan kemarahan yang amat sangat dari nada suara wanita itu. Bisa jadi itu adalah pengaruh dari Uriel, atau mungkin itu adalah kemarahannya padaku yang sudah terakumulasi selama beberapa tahun belakangan ini. Mau bagaimanapun itu, Jung Heewon sepertinya bisa mengatasi masalah ini.

{Pertarungan dimulai!}

Aku bisa memahami rasa percaya diri yang dimiliki Jung Heewon. Musuhnya mungkin memang demon king, tapi Jung Heewon pasti bisa mengatasi mereka dengan mudah. Dan lagi, para demon king itu hanya merasuki tubuh inkarnasi mereka dan bukan benar-benar turun ke tempat ini. Jika Jung Heewon mundur di sini, harga diri para archangel akan tercoreng.

Cahaya merah memenuhi tatapan Jung Heewon dan Sword of Judgement bergerak membelah udara. Trajektori pedang itu terlihat seperti sebuah jaring. Cho Jinchul tidak sempat menghindar dan tangannya langsung terputus dari badannya.

 “Beraninya kau…!”

Andromalius yang kaget langsung berteriak keras, tapi Jung Heewon sama sekali tidak terlihat ragu ataupun takut. Andromalius sangat terkejut melihat sikap arogan dari Jung Heewon. Wanita itu hanya fokus untuk membunuhnya dan tidak menghiraukan hal lain yang terjadi di sekelilingnya. Para inkarnasi yang hanya menyelesaikan skenario biasa tidak akan bisa menang melawan wanita itu.

Darah kembali mengucur dari luka yang ada di paha kanan Cho Jinchul. Jarak kemampuan skill antara Jung Heewon dan Cho Jinchul sangat jauh. Kerumunan para inkarnasi dan anggota nebula Kim Dokja’s Company hanya bisa melihat dengan tatapan kagum dan tidak percaya. Itu adalah kekuatan dari Judge of Evil–Jung Heewon yang sesungguhnya.

 [Karakter ‘Jung Heewon’ bersiap untuk mengaktifkan Judgement Time!]

Untuk serangan terakhirnya, Jung Heewon mengumpulkan seluruh kekuatannya untuk menggunakan kombinasi Judgement Time dan Hell Flames Ignition. Jung Heewon mencoba mengalahkan ‘Perwakilan kelompok inkarnasi’ itu dengan kekuatan yang sangat besar.

Akan tetapi di saat yang sama Andromalius berhasil meningkatkan sinkronisasinya dengan Cho Jinchul dan mulai turun ke Bumi dengan cepat. Tangan Cho Jinchul yang tadinya terpotong langsung diselimuti oleh energi iblis dan langsung kembali seperti semula. Itu adalah kekuatan dari demon king ke-72.

 “Trikmu akan berakhir di sini.”

Sebuah kepalan tangan mengarah ke pedang Jung Heewon layaknya sebuah bola petir. Sword of Judgement yang menahannya langsung bergetar keras dan Jung Heewon mundur beberapa langkah untuk meredam benturannya. Andromalius langsung mengejar dan menyerang Jung Heewon.

Andromalius sudah mempersiapkan diri untuk damage yang didapatkan tubuh inkarnasi dan probabilitasnya, karena itu dia terus meningkatkan level sinkronisasinya dengan Cho Jinchul.

Energi luar biasa kuat tiba-tiba keluar dari tubuh Cho Jinchul. Tidak peduli seberapa kuat Jung Heewon, dia tidak akan bisa melawan demon king tanpa bantuan Uriel. Pada akhirnya wanita itu terpental setelah kalah kuat dari Andromalius.

 “Ugh…. Sialan…!”

Aku tidak mengerti.... Lebih tepatnya aku tidak mengerti alasan dibalik serangan Andromalius dan dua demon king lainnya pada kami.

Semua demon king memiliki peringkat yang berbeda-beda. Jika mereka bertiga melakukan ini, skala probabilitas akan bergerak dan archangel Uriel bisa melakukan intervensi. Saat dia benar-benar datang, tiga demon king itu akan berubah menjadi abu dalam hitungan detik. Meski begitu, mereka tetap bertarung dengan sungguh-sungguh melawan Jung Heewon, itu artinya ada sesuatu yang mereka percayai.

 [Aktivasi Judgement Time dibatalkan dengan paksa.]

Sesuatu yang mereka percaya muncul dengan sangat cepat.

“…Uriel?”

Uriel tidak merespon sehingga Judgement Time dan Hell Flames Ignition tidak bisa digunakan secara maksimal. Kesampingkan dulu Hell Flames Ignition, rasanya sangat aneh jika Judgement Time tidak bisa digunakan. Pasti ada sesuatu yang terjadi pada Uriel dan konstelasi lain di sistem kebaikan absolut.

.... Mungkinkah? Aku bisa menebak ke arah mana cerita ini akan berkembang. Aku mengerti kenapa para demon king tiba-tiba mulai bergerak dan kenapa mereka mengunjungi ‘demon realm’ku. Tiba-tiba semuanya menjadi masuk akal.

Kyrgios melayang di udara sambil menatapku. Aku balik menatapnya. Alasan kenapa aku tidak melakukan apapun meski aku bisa menghentikan pertarungan Jung Heewon dan demon king Andromalius adalah karena dia. Beberapa saat kemudian Kyrgios berkata.

 ‘Kau harus melakukannya.’

Aku menggelengkan pelaku. Belum waktunya aku muncul. Jika bisa, aku tidak mau menunjukkan kekuatanku secepat ini. Jika aku melakukannya, aku takut hal itu malah menjadi bumerang di masa depan. Kyrgios berkata sekali lagi.

 ‘Jika kau tidak menunjukkan kekuatanmu saat ini juga, hal ini akan terus berlangsung di masa depan.’

Mungkin master memang benar. Kim Dokja’s Company saat ini berkembang sangat pesat dan para demon king datang untuk mengganggu momentum kami.

Jika kami tidak menunjukkan kekuatan kami sekarang, nebula kami tidak akan dianggap serius oleh konstelasi lainnya.

Aku menghela nafas dan menatap ke arah Bihyung yang sedang tertawa di langit.

Dia menatapku seakan sudah tahu jika skenario ini akan berkembang ke arah ini. Mungkin Bihyung sudah memperhitungkan banyak hal. Mungkin karena itu dia menjadi dokkaebi pertama yang membuka skenario tepat setelah aku bangun. Dasar dokkaebi sialan.

 ‘Lakukan. Tunjukkan padaku status milik seorang demon king.’

Aku melompat keluar dari bangunan pabrik dan bergegas menuju medan pertarungan. Semua anggota partyku terlihat kaget saat melihatku memegang pundak Jung Heewon dari belakang.

“Heewon-ssi.”

“…Dokja-ssi?”

 “Kau tidak perlu bertarung di sini. Lagipula aku tidak menghentikanmu karena kau lemah.”

Aku maju ke depan diikuti oleh Jung Heewon.

 [Konstelasi ‘Demon King of Salvation’ mengaktifkan ‘status’nya,]

Ada 3 demon king yang sedang melihatku, karena itu aku menggunakan suara asliku.

 “Kepada semua demon king. Bukankah kalian sudah memilih tempat bermain yang salah? Aku yakin kalian memiliki sesuatu yang ingin kalian sampaikan padaku. Jika benar begitu, cepat sampaikan keperluan kalian dan segera enyah dari sini.”

Andromalius mengernyitkan alisnya dan menjawab dengan suara aslinya.  “Sombong sekali kau, padahal kau hanya anak baru.”

 “Apa kau tahu alasan kami berada di sini?” lanjutnya.

Aku menganggukkan kepalaku. Alasan para demon king muncul di sini sangatlah jelas. Sejak para inkarnasi dari Bumi berhasil menyelesaikan skenario ke-60, sepertinya ini adalah momen yang tepat untuk memulai event itu. Mungkin mereka datang untuk mengundangku.

Fakta bahwa Jung Heewon tidak bisa menggunakan kekuatan Uriel juga berhubungan dengan hal itu. Para demon king terkikik seakan semua yang ada di depan mereka hanyalah hiburan semata.

 “Kau layak merasa bangga karena para pendahulumu sengaja mengunjungimu hari ini.”

 “Ikutlah bersama kali. Kami sedang mempersiapkannya. Setelah kau siap, kita akan segera pergi.”

Aku tersenyum dan menganggukkan kepalaku.

Aku berkata, “Kalian datang kemari untuk menjemputku dan aku harus ikut. Ngomong-ngomong...”

Aku menatap Jung Heewon yang sedang menyeka darah di hidungnya, beberapa anggota partyku terlihat sedang menopangnya. Mereka belum sempat beristirahat dengan benar setelah Gigantomachia selesai.

 “Kurasa mengirim kalian kembali akan sedikit susah.”

 “Apa maksudmu?”

 “Jika kalian adalah demon king, kalian harusnya layak menjadi perwakilan, bukan begitu?”

 [Nebula ‘Kim Dokja’s Company’ meminta pergantian perwakilan.]

 [Demon king ‘Demon King of Salvation’ menjadi perwakilan yang baru.]

TIga demon king itu menyadari maksudku. Andromalius bertanya dengan nada tidak percaya.

 “Kau ingin melawan kami? Kau... Apa kau tahu apa yang terjadi saat dua demon king bertarung?”

 “Aku mengetahuinya.” Jawabku sambil menatap keduanya.

 [Demon king ‘Demon King of Salvation’ meminta dilakukannya promosi demon king.]

Promosi demon king. Itu adalah duel yang dilakukan antara dua demon king untuk memperebutkan peringkat dan mempertahankan harga diri mereka.

 “Promosi!? Apa kau sudah gila!?”

Perkataanya master mungkin benar. Mau itu demon king atau konstelasi, aku sudah lelah dipermainkan oleh para bajingan itu.

 “Kau setuju tidak? Mereka sedang menonton.”

 [Demon king ‘Immeasurable Austerity’ tertarik dengan duel antara demon king level rendah.]

 [Demon king ‘Duke of Everywhere’ berkata jika pertarungan ini terlalu cepat terjadi.]

 [Demon king ‘Monarch of Stars and Logic’ menunjukkan kesalahan ucapan ‘Duke of Everywhere’.]

 [Demon king ‘Devil of Lust and Fury’ menunjukkan ekspresi tertarik dan bersemangat.]

Ada banyak demon king yang melihat konfrontasi kami. Aku adalah demon king ke-73, demon king dengan peringkat terendah. Akan sangat memalukan jika mereka bertiga menolak tantangan dariku.

Tiga demon king itu memang lawan yang kuat, tapi aku tidak takut pada mereka. Aku tetap merasa tenang meski tahu aku akan berhadapan dengan mereka.

< ‘Mungkin Yoo Joonghyuk juga merasa seperti ini.’ >

Andromalius menunjukkan ekspresi malu, dan dia kemudian berkata.

 “... Aku menerima tantanganmu.”

Tapi aku menggelengkan kepalaku.

 “Tidak bisa. Tantanganku tidak berlaku padamu.”

 “Apa!?”

 “Andromalius, kau adalah demon king peringkat ke-72.”

Aku menunjuk demon king lain yang ada di belakangnya.

 “Aku menantang demon king ke-67, Performer of Musical Instruments—Amdusias.”

Jika aku harus bertarung di sini, lebih baik aku membunuh demon king dengan peringkat tertinggi. Wajah Andromalius memerah saat dia mendengar ucapanku. Dia langsung berlari ke arahku dengan kepalan tangan yang dipenuhi cerita dari demon realm ke-72.

 [Cerita raksasa ‘Snake That Crouches for 1,000 years’ telah dimulai!]

Ya, memiliki peringkat rendah bukan berarti mereka memiliki cerita yang jelek.

Akan tetapi mereka tidak tahu apa-apa tentangku. Rentang waktu hidupku mungkin jauh lebih singkat dari mereka, tapi cerita milikku jauh lebih menantang dari milik mereka.

 [Cerita raksasa ‘Demon World’s Spring’ telah memulai ceritanya.]

 [Cerita raksasa ‘Torch That Swallowed the Myth’ telah menunjukkan gigi taringnya.]

Detik berikutnya, petir putih kebiruan memenuhi seluruh area. Ini adalah Electrification yang bisa kugunakan melalui Bookmark. Energi sihir berwarna putih kebiruan ini sangat menakjubkan hingga membuat Kyrgios menunjukkan senyum tipisnya.

 [Ada jarak yang tidak besar antara karakter ‘Kyrgios Rodgraim’ dan levelmu.]

 [Pengertianmu pada karakter ‘Kyrgios Rodgraim’ telah memperkuat skillmu!]

[Skill eksklusif ‘Electrification Lv. 23 (+13)’ telah diaktifkan.]

Menggunakan Electrification tanpa Miniaturization ternyata sangat sulit.

{Konfigurasi tubuhmu saat ini berbeda dengan konfigurasi tubuh milik karakter ‘Kyrgios Rodgraim’.]

[Statusmu telah meniadakan penalti dari kondisi fisik yang harus dipenuhi.]

Kepalan tangan Andromalius berhenti tepat di depan hidungku. Dia menatapku dengan tatapan kaget. Detik berikutnya dia menurunkan pandangannya ke bawah dan mendapati jika separuh tubuhnya telah lenyap.

Aku mengibaskan pedangku dan berkata, “Pertama, peringkat ke-72.”

 

Chapter346     Daftar Isi     Chapter 348


Komentar

Postingan Populer