I'll Become a Villainess That Will Go Down in History Chapter 484
Disclaimer: Novel ini bukan punya saya
Aku buru-buru
mengganti bajuku dan menyisir rambutku.
Setelah selesai
bersiap-siap, aku langsung bergegas pergi ke ruang tamu. Ngomong-ngomong aku
menyembunyikan buku misterius itu di bawah kasurku.
Aku mengetuk pintu
ruang tamu dua kali dan kemudian masuk ke dalamnya.
“Alicia, kau sudah
selesai bersiap-siap?” Tanya Duke-sama dengan nada menggoda.
Albert-oniisama
tersenyum bahagia. Mereka duduk berhadapan di sofa yang tersedia.
Aku memberikan
senyum sempurnaku pada Duke-sama dan lalu duduk di sebelah Albert-oniisama.
“Ya.
Ngomong-ngomong, apa ada yang bisa kulakukan untukmu hari ini?” tanyaku.
“Aku datang hanya
untuk bertemu denganmu.”
Karena Duke-sama
berkata “Aku ingin bertemu denganmu.” aku pun menjawab dengan “Aku juga
senang bisa bertemu dengan Duke-sama.”
Aku sempat
khawatir. Kupikir dia mendapatkan masalah baru.
“Hei, masih ada
sesuatu yang harus kita lakukan. Jangan lupa itu.” Ucap Albert-oniisama dengan
ekspresi jijik yang dibuat-buat.
… Ada yang harus
kalian lakukan? Ah, tentu saja, Tidak mungkin Duke-sama datang ke mansion ini
hanya untuk bertemu denganku.
Belakangan ini ada
banyak hal yang terjadi dan aku merasa seakan terjebak di dalam banyak masalah
yang terus datang silih berganti.
Kurasa aku sudah
mengalami banyak hal untuk ukuran anak perempuan berusia 16 tahun.
“Sebelum Alicia
pergi ke kerajaan Ravaal, ada satu hal yang ingin kuselesaikan.”
“Apa kau ingin
membuat Mel resmi pacaran?”
“Ah, menyelesaikan
masalah itu juga ide yang bagus.”
Duke-sama, Mel itu
ajudanmu, loh. Setidaknya berilah sedikit perhatian untuknya.
“Perang dingin antara faksi Liz dan faksi
Alicia juga masih terjadi dalam akademi.”
“Dalam akademi?”
Aku sedikit kaget saat mendengarnya.
Kupikir hal itu
tidak akan menjadi lebih besar dari sebelumnya. Terlebih lagi, semua yang
terjadi di akademi sudah bukan hal yang terlalu penting untukku, toh aku juga
sudah dikeluarkan dari sana.
Tapi… Membuat
seluruh siswa memusuhiku juga bukan hal yang buruk. Hm… tunggu sebentar.
Aku tahu ada
beberapa siswa yang mendukungku, tapi mereka baru membuat keributan ketika
mantra pemikat Liz-san menghilang, kan?
“Kenapa oniisama
tidak membuat mereka menandatangani perjanjian damai?”
Aku mengucapkan
usulanku. Ini mungkin bukan konflik antar negara, Tapi kurasa perjanjian
seperti itu bisa membuat mereka jauh lebih tenang daripada saat ini.
Kita juga bisa
membuat peraturan baru soal itu.
“Aku kaget saat
tahu kau sama sekali tidak tertarik.” ucap Duke-sama.
“Ada banyak hal
yang harus kuselesaikan, dan ada hal-hal yang jauh lebih penting daripada
kondisi di akademi.” jawabku.
“Misalnya seperti
apa?”
“Itu…”
Pertanyaan
Duke-sama hampir membuatku mengucapkan nama Julie-sama dan buku yang kutemukan
malam lalu.
Aku tersadar dan
langsung batuk-batuk untuk mengalihkan perhatian.
“Maksudku, aku
tidak punya waktu yang cukup untuk mengatasi keributan yang terjadi di
akademi.”
“Sayang sekali,
padahal aku sudah menyiapkan panggung yang megah untuk sang wanita jahat.”
“Apa maksudmu?”
Aku mengernyitkan
alis ketika mendengar ucapan Duke-sama.
Apa itu artinya
aku bisa bersikap sebagai ‘wanita jahat’ dengan bebas…? Dan para siswa bisa
menyebarkan kejahatan yang kuperbuat!? Dan jika semua siswa mengetahuinya,
pasti rumor buruk tentangku akan langsung menyebar ke seluruh kerajaan dalam
waktu singkat!
“Dan lagi jika
Alicia datang, dia pasti bisa menyelesaikan masalah yang ada di sekolah dalam
sekejap. Bukan begitu?”
Duke-sama
mengatakannya dengan tatapan menantang.
Apa dia mencoba
membuatku melakukan sesuatu…?
“Tentu saja.”
Jawabku dengan senyum lebar.
Ingat, aku hanya
mengambil keuntungan dari provokasi Duke-sama…. Tapi, jika dia terus melihatku
seperti itu, semua orang pasti akan memberikan jawaban yang sama denganku!
“Duke itu sangat
licik, benar kan?”
Duke-sama tidak
menghiraukan ucapan Albert-oniisama. Dia hanya diam, kemudian mengambil cangkir
teh yang ada di depannya dan kemudian meminum isinya.
“Hei, jangan
abaikan aku.”
Albert-oniisama,
adik-adikmu adalah korban yang sedang dimainkan oleh Duke-sama.
Ucapku dalam hati.
Chapter 483 Daftar Isi Chapter 485

Komentar
Posting Komentar