ORV Chapter 352: Episode 66 – Beyond Good and Evil (2)
Disclaimer: Novel ini bukan punya saya.
terus, maaf-maaf ya kalau ada yang beda sama versi resmi manhwa atau novelnya.
🐞🐞🐞🐞🐞🐞🐞🐞🐞
Deklarasiku menyebabkan munculnya pesan seperti ini.
[Saat
ini kau adalah narator terbaik dari cerita ini.]
[Kau
memiliki bagian cerita raksasa ‘Torch That Swallowed the Myth’ sebesar 33,7%.
Berkat deklarasi yang kau buat, cerita ini mulai mengarah pada kategori
‘jahat’.]
Anggota partyku
yang kebingungan langsung bangkit dari kursi mereka masing-masing. Aku langsung
mengangkat tanganku untuk menenangkan mereka. Setelah itu aku berbicara pada
Yoo Joonghyuk melalui Midday Tryst.
KDJ:
Yoo Joonghyuk, jika ini berlanjut, cerita kita akan menjadi cerita jahat. Apa
kau mau itu terjadi?”
Aku memiliki
bagian sebesar 33,7% dari cerita raksasa ‘Torch That Swallowed the Myth’
sedangkah Yoo Joonghyuk hanya memiliki bagian sebesar 28,8%. Bagianku lebih
banyak 10,9% darinya.
[Opini
dari dua narator saling bertolak belakang.]
[Para
narator harus bisa memutuskan apakah cerita raksasa ‘Torch That Swallowed the
Myth’ masuk ke dalam kategori ‘baik’ atau ‘jahat’.]
[Jika
kesepakatan tidak bisa diambil dalam batas waktu yang telah ditentukan,
penentuan kategori akan diserahkan pada narator yang memiliki bagian terbesar
dari cerita ‘Torch That Swallowed the Myth’.]
[Waktu
penentuan telah diperpanjang hingga 10 menit ke depan.]
Yoo Joonghyuk
tidak menjawab pesanku, karena itu aku mengiriminya pesan sekali lagi.
KDJ:
Aku tidak tahu apa yang sedang kau pikirkan, tapi kebaikan dan kejahatan cerita
kita tidak boleh ditentukan di tempat ini. Cepat tarik deklarasimu. Setelah kau
melakukannya aku akan menarik deklarasiku juga.
[Konstelasi
‘Guardian of Youths and Travel’ sedang menatapmu.]
[Demon
king ‘Devil of Lust and Fury’ merasa senang dengan keputusanmu.]
[Konstelasi
‘Demon-like Judge of Fire’ merasa bingung dengan keputusan yang kau buat.]
Aku merasa sedikit
bersalah pada Uriel. Tapi tidak peduli apapun yang terjadi, cerita kami tidak
boleh dihakimi sebagai cerita baik atau jahat di tempat ini.
[Rasa
permusuhan Demon king ‘Ruler of the East Hell’ kepadamu sedikit berkurang.]
Para demon king
yang sejak tadi mengirimiku pesan adalah demon king peringkat teratas. Demon
king penguasa Demon Realm ke-2, Ruler of the East Hell pun menatapku dengan
ekspresi yang lebih hangat. Sepertinya
mereka sudah salah paham…. Aku tidak berniat masuk ke dalam kelompok mereka.
Aku mengirim pesan
sekali lagi pada Yoo Joonghyuk.
KDJ:
Hei! Kau baca pesanku, tidak!?
Tiba-tiba Yoo
Joonghyuk berdiri dari tempat duduknya. Dia kemudian berjalan sambil
menghunuskan pedang yang ada di pinggangnya.
[Inkarnasi
‘Yoo Joonghyuk’ tidak setuju dengan keputusanmu.]
Reflex, aku
langsung menghindari serangannya. Dalam sekejap, meja yang tadi kugunakan
langsung terbelah menjadi dua dan panggung terlihat hancur berantakan. Para
demon king mulai berteriak dan aku juga langsung menghunuskan pedangku. Black
Demon Sword milik Yoo Joonghyuk dan Unbroken Faith milikku pun saling beradu.
Ah… Kenapa dia kuat sekali? Menangkis serangannya saja sudah membuat tanganku
terasa sakit.
“Ini gila…”
Uriel yang kaget
langsung berdiri dan mencoba untuk melerai kami, tapi sebuah barrier berwarna
hijau mencegah para konstelasi bergerak dari kursi mereka masing-masing.
[Dalam
jamuan ini, para konstelasi dan demon king yang menjadi tamu undangan tidak
diperkenankan untuk bertarung satu sama lain!]
[Inkarnasi
atau konstelasi lain dilarang memberikan bantuan atau ikut campur dalam
pengambilan keputusan pemilik narasi.]
Gawat…
[Dokkaebi
agung ‘Baram’ sedang menantikan keputusan yang akan kau buat.]
[Dokkaebi
agung ‘Halong’ sedang menantikan keputusan yang akan kau buat.]
Bahkan para
dokkaebi agung juga menunjukkan keberadaan mereka. Biro sepertinya sedang
menantikan ke sisi mana cerita kami akan berlabuh. Dan kemungkinan besar
skenario ini juga sedang ditampilkan di seluruh Star Stream melalui channel
lain.
Aku mulai merasa
marah pada Yoo Joonghyuk. Aku tidak tahu kenapa dia melakukan hal seperti ini,
dan aku juga tidak bisa membaca ekspresinya. Meski begitu aku tidak boleh kalah
dari laki-laki yang tidak tahu apa-apa itu.
KDJ:
Yoo Joonghyuk, kau mungkin tidak mengerti. Tapi dengarkan aku.
I had to somehow
convince this guy.
Aku harus bisa
meyakinkan Yoo Joonghyuk di sini.
KDJ:
Jika cerita kita dilabeli sebagai cerita baik atau jahat, bencana yang
mengerikan akan muncul.
Menurut novel
aslinya, pertarungan harga diri antara faksi kebaikan absolut dan faksi
kejahatan absolut di musim ini sangat luar biasa. Di musim sebelumnya, Duet
Between Good and Evil lebih condong pada faksi kebaikan absolut. Dengan kata
lain, para demon king sedang menajamkan pedang mereka di jamuan Duet Between
Good and Evil kali ini.
<
Jika faksi kebaikan absolut menang lagi, maka ‘Holy and Demon War’ kedua akan
dimulai. >
<
Di sisi lain, jika faksi kejahatan absolut menang, maka posisi Eden akan
melemah dan kehancurannya akan dipercepat. >
Aku belum
membangun cerita yang cukup kuat untuk menghadapi Holy and Demon War. Akan
tetapi aku juga tidak mau faksi
kejahatan absolut menang di sini.
KDJ:
Aku akan menjelaskannya nanti. turuti saja kata-kata….
“Apa itu
ramalanmu?”
Semburat tidak
percaya muncul di pancaran mata Yoo Joonghyuk. Saat aku pertama kali bertemu
dengannya, aku memperkenalkan diriku sebagai seorang Prophet. Aku tidak tahu
apakah dia masih percaya atau tidak dan mungkin fakta kecil itu akan membantuku
di sini. Tapi, sebelum aku membuka mulutku, Yoo Joonghyuk tiba-tiba bertanya,
“Atau mungkin itu informasi dari buku berjudul Cara Bertahan Hidup?”
“Apa…?”
Jantungku serasa
berhenti berdetak saat mendengar pertanyaan itu.
… Bagaimana?
Bagaimana dia bisa tahu soal novel Cara Bertahan Hidup?
[Sponsor
dari inkarnasi ‘Yoo Joonghyuk’ merasa tidak senang dengan situasi ini.]
[Konstelasi
‘Demon-like Judge of Fire’ tidak ingin kalian bertarung!]
[Konstelasi
‘Prisoner of the Golden Headband’ merasa bingung dengan situasi tidak terduga
ini.]
[Konstelasi
‘Secretive Plotter’ menunggu keputusan yang akan kau buat.]
Percikan cahaya
mulai menyelimuti tubuh Yoo Joonghyuk. laki-laki itu langsung mengeryitkan
alisnya saat kepalanya mulai terasa sakit. Yoo Joonghyuk mulai bertanya lagi
dengan ekspresi seakan dia sedang melawan kehendak lain yang mulai menguasai
tubuhnya. “Apakah skenario ini akan berakhir baik jika aku mengikuti
perkataanmu?”
“Yoo Joonghyuk,
kau tahu kan…”
“Apaseperti ini
cara yang akan kau lakukan untuk menggunakanku di masa depan?”
Kukukukung!
“Apa ini caramu
bertahan di dunia yang sudah hancur ini?”
Tiba-tiba tanganku
kehilangan kekuatan hingga aku tidak sengaja menjatuhkan pedang yang sedang
kugenggam.
[‘Fourth
Wall’ berguncang keras.]
Tatapanku mulai
kabur dan getaran kecil mulai muncul dari dalam tubuhku, dan dengan cepat
getaran kecil itu menyebar hingga ke ujung jari tangan dan kakiku. Aku langsung
menggenggam tangan kananku yang bergetar hebat. Setelah itu aku menatap Yoo
Joonghyuk dan anggota partyku.
YJH:
Apa mereka tahu?
Seberapa banyak
informasi yang diketahui Yoo Joonghyuk?
YJH:
Jawab aku, Kim Dokja.
Energi yang
mengalir melalui Black Demon Sword menjadi semakin kuat. Yoo Joonghyuk sudah
mengaktifkan energi transenden nya. Itu artinya dia tidak punya niat untuk
mundur.
[Kaarkter
‘Yoo Joonghyuk’ mulai menggerakkan cerita raksasa.]
[Cerita
raksasa ‘Torch That Swallowed the Myth’ telah dimulai!]
Aku tidak bisa
membiarkannya begitu saja.
[Kau
adalah narator terbaik dalam cerita raksasa ‘Torch That Swallowed the Myth’.]
[Kau
sedang berusaha untuk mengendalikan ceritaraksasa ‘Torch That Swallowed the
Myth’.]
[Cerita
raksasa ‘Torch That Swallowed the Myth’ tidak puas dengan ‘status’mu.]
[Cerita
raksasa ‘Torch That Swallowed the Myth’ menolak dominasimu.]
…. Apa? cerita
raksasa itu tidak mau mendengarkanku meski bagianku yang paling besar?
Obor yang kami
gunakan untuk menghancurkan barrier milik Poseidon sekarang memperkuat Black
Demon Sword milik Yoo Joonghyuk. Api putih yang ingin melahapku pun perlahan
mendekat.
[Skill
eksklusif ‘Fourth Wall’ aktif dengan sangat kuat!]
<
“Dokja-ssi! Bangun!” >
Bersamaan dengan
panggilan Yoo Sangah, aku langsung mengaktifkan statusku.
[Cerita
raksasa ‘Demon World’s Spring’ sedang melindungimu!]
[Cerita
raksasa ‘Torch That Swallowed the Myth’ menunjukkan permusuhan kepadamu!]
Dua cerita yang
kami bangun bersama-bersama sekarang saling serang di udara. Cerita Torch That
Swallowed the Myth dan Demon World’s
Spring terlihat sebagai binatang buas yang memperebutkan satu mangsa. Beberapa
saat kemudian potongan cerita dan kalimat mulai berserakan di sekitarku, mirip
seperti darah.
“Apa yang sedang
kau lakukan!? Apa kau sudah gila!?”
[Inkarnasi
‘Jung Heewon’ melompat ke dalam area pengambilan keputusan!]
“Master! Apa yang
sedang terjadi!? Kenapa paman memilih sisi jahat!?”
[Inkarnasi
‘Lee Jihye’ melompat ke dalam area pengambilan keputusan!]
“Dokja-ssi! Yoo
Joonghyuk-ssi! Hentikan, kalian berdua!”
[Inkarnasi
‘Lee Hyunsung’ melompat ke dalam area pengambilan keputusan!]
“Jangan ganggu
hyung, bajingan!”
[Inkarnasi
‘Lee Gilyoung’ melompat ke dalam area pengambilan keputusan!]
“Paman,
menghindar!”
[Inkarnasi
‘Shin Yoosung’’ melompat ke dalam area pengambilan keputusan!]
Aku sangat
menghargai bantuan mereka. Torch That Swallowed the Myth adalah cerita yang
melibatkan kami semua. Dengan kata lain, bukan hanya aku dan Yoo Joonghyuk yang
bisa menentukan kemana cerita ini akan berjalan.
[Para
narator yang sudah masuk ke area pengambilan keputusan, tolong tentukan apakah
cerita raksasa ‘Torch That Swallowed the Myth’ termasuk ke dalam cerita baik
atau jahat.]
[Jika
kalian tidak memilih salah satu dari keduanya, kalian tidak bisa ikut campur
dalam pertarungan ini.]
Semua anggota
partyku kebingungan. Mereka langsung panik karena diminta untuk memilih secara
tiba-tiba. Dalam kekacauan itu, Lee Gilyoung adalah orang pertama yang membuat
keputusan.
“Aku akan berpihak
pada Dokja-hyung.”
[Inkarnasi
‘Lee Gilyoung’ memiliki bagian sebesar 3,3% dari cerita ‘Torch That Swallowed
the Myth’.]
[Berkat
deklarasi dari inkarnasi ‘Lee GIlyoung’, cerita ‘Torch That Swallowed the Myth’
menjadi lebih condong ke arah ‘kejahatan’.]
Seketika aku
langsung berteriak ke arah anggota partyku yang tersisa. “Kalian jangan memilih
cerita jahat! Pilih cerita baik!”
“Huh?”
“Lakukan saja
seperti perkataanku! Cepat!”
Jika Yoo Joonghyuk
tidak mau mencabut deklarasinya, hanya ada satu cara yang tersisa. Cara yang
kumaksud adalah menyeimbangkan nilai dari cerita jahat dan cerita baik.
Saat ini perbedaan
antara dua sisi itu sebesar 14,2%. Jika 4 orang yang tersisa menyatukan bagian
yang mereka miliki…
“Perlahan, ucapkan
pilihan kalian satu per satu! Yoosung, kau duluan!”
“Ya!”
[Inkarnasi
‘Shin Yoosung’ memiliki bagian sebesar 3,3% dari cerita raksasa ‘Torch That
Swallowed the Myth’.]
[Inkarnasi
‘Jung Heewon’ memiliki bagian sebesar 6,7% dari cerita ‘Torch That Swallowed
the Myth’.]
[Inkarnasi
‘Lee Hyunsung’ memiliki bagian sebesar 7,3% dari cerita ‘Torch That Swallowed
the Myth’.]
{Ada
3 narator yang memilih sisi ‘baik’.]
“Berhenti!”
Orang terakhir
yang belum memilih, Lee Jihye langsung berhenti saat dia mendengar teriakanku.
[Keseimbangan
cerita lebih condong ke arah baik sebesar 3,1%.]
[Jika
kesepakatan tidak bisa dicapai dalam 5 menit kedepan, cerita raksasa ‘Torch
That Swallowed the Myth’ akan bergabung menjadi cerita ‘baik’.]
Semua anggota
partyku ternyata memiliki bagian cerita yang lebih besar dari dugaanku. Yang
tersisa hanya Lee Jihye.
“Paman! Bagian
milikku 5,8%!”
Perbedaan antara
sisi baik dan jahat hanya 3,1%, sedangkan bagian yang dimiliki oleh Lee Jihye
sebesar 5,8%. Tidak peduli pilihan apa yang akan dibuat olehnya, sisi baik dan
buruk tidak akan pernah bisa sepadan.
Otaku berputar
dengan cepat.
…. Bagaimana jika
aku bisa menambahkan bagian milik anggota lain ke sisiku?
[Para
narator yang berpartisipasi dalam jamuan ini tidak bisa membagi bagian cerita
yang mereka miliki.]
Sial, trikku tidak
bisa digunakan. Black Demon Sword milik Yoo Joonghyuk mulai bergerak ke arah
leherku.
“Berhenti!”
Jung Heewon
berhasil menghentikan pedang Yoo Joonghyuk. Lee Hyunsung langsung berlari dan
kemudian memeluk tubuh Yoo Joonghyuk dari belakang. Kemudian anak-anak langsung
berdiri di depanku seolah mereka ingin melindungiku. Lee Jihye juga berdiri di
antara kami berdua dengan ekspresi bingung.
“Kenapa kalian
berdua bertarung? Kita tidak punya…!”
Yoo Joonghyuk
bolak balik menatapku dan semua anggota party. Sepertinya dia ingin mengatakan
sesuatu, tapi tidak ada suara yang keluar dari tenggorokannya. Meski begitu,
aku tahu apa yang ingin dia sampaikan.
「 You are being deceived. 」
<
‘Kalian ditipu.’ >
Yoo Joonghyuk
menatapku dengan tatapan frustasi yang dipenuhi dengan rasa marah.
<
‘Laki-laki itu, dia sudah menipu kalian semua.’ >
Aku sudah menduga
jika hari ini akan terjadi cepat atau lambat. Dan jujur saja aku sudah
memikirkan apa yang akan kulakukan jika situasi ini benar-benar terjadi.
“Semuanya,
minggir.”
Yoo Joonghyuk
memperkuat statusnya, menghempaskan tubuh Lee Hyunsung ke belakang dan
menjatuhkan Lee Jihye yang berdiri di depannya. Pedang Jung Heewon dan Yoo
Joonghyuk pun beradu. Sayangnya wanita itu tidak bisa menggunakan Judgement
TIme, karena itu dia tidak bisa mengalahkan Yoo Joonghyuk.
Aku menarik
anak-anak agar berdiri di belakangku dan kemudian maju beberapa langkah.
[Demon
king ‘Monarch of Stars and Logic’ memberikan beberapa kata penyemangat padamu.]
[Demon
king ‘Devil of Principles’ ingin kau
memenangkan pertarungan ini.]
[Konstelasi
‘Morning Star Goddess’ menginginkan
kemenangan untuk faksi ‘kebaikan’.]
[Ada
banyak konstelasi dan demon king yang sedang menonton Kim Dokja’s Company.]
Pesan-pesan
seperti itu terus bermunculan saat aku berjalan ke arah Yoo Joonghyuk.
[Skill
eksklusif ‘Reading Comprehension’ diaktifkan!]
… Aku sudah tahu
jawabannya.
Mereka pasti ingin
melakukannya.
[Cerita
raksasa ‘Practitioner of Encouraging Good and Punishing Evil’ melanjutkan
ceritanya.]
[Cerita
raksasa ‘Guardian of White Evil’ melanjutkan ceritanya.]
[Cerita
raksasa ‘More Evil Than Evil’ melanjutkan ceritanya.]
[Cerita
raksasa ‘The Suitable Good’ melanjutkan ceritanya.]
…..
Ratusan bahkan
ribuan untaian kata melayang di sekitar kami, mirip seperti serangga musim
panas.
Semua itu adalah
cerita yang mereka miliki, dan sekarang cerita-cerita itulah yang mengendalikan
mereka. Saat ini mereka bukan lagi konstelasi ataupun demon king.
Mereka semua ada
hanya untuk memutuskan ‘kebaikan’ dan ‘kejahatan’ yang ada di dunia ini.
Kebanyakan dari para konstelasi dan demon king hanyalah alat berkembang biak
yang sering digunakan cerita kuno untuk memperbanyak diri. Dan saat ini
cerita-cerita itu ingin memakan nebula kami.
[Jika
kesepakatan gagal didapatkan dalam 2 menit kedepan, maka cerita raksasa ‘Torch
That Swallowed the Myth’ akan masuk dalam kategori cerita ‘baik’.]
Aku tidak bisa
membiarkan hal itu terjadi. Aku akhirnya membuat sebuah keputusan cepat dan
kemudian berteriak, “Jihye! Cepat pilih sisi baik!”
“Eh? Tapi…”
“Cepat!”
Lee Jihye
menatapku dengan ekspresi bingung. Mungkin dia merasa aneh saat mendengarku
menyuruhnya memilih sisi baik yang persentasenya lebih tinggi. Lee Jihye
memilih dengan cepat.
[Cerita
raksasa ‘Torch That Swallowed the Myth’ semakin condong ke arah ‘baik’ sebesar
8,9%.]
[Jika
kesepakatan tidak dapat tercapai dalam 40 detik ke depan, cerita raksasa ‘Torch
That Swallowed the Myth’ akan dimasukkan ke dalam kategori cerita ‘baik’.]
Perbedaannya
menjadi semakin besar. 8,9%... Ya, ini adalah pilihan terbaik.
Aku menarik nafas
panjang dan kemudian meneriakkan satu nama modifier sekuat tenagaku.
“Abyssal
Black Flame Dragon!”
Aku tahu dia
sedang menonton. Itu artinya, inkarnasinya pun tahu semua hal yang terjadi di
tempat ini. Jika begitu, hanya ada satu orang yang pasti mengerti apa yang
kuinginkan sekarang.
[Konstelasi
‘Abyssal Black Flame Dragon’ tertawa dengan keras.]
Black Demon Sword
milik Yoo Joonghyuk yang penuh dengan energi transenden tiba-tiba menukik tajam
ke arah leherku. Ya, aku tidak akan mungkin bisa menangkis serangan itu.
Sedetik kemudian,
sebuah retakan muncul di atap aula jamuan. Yoo Joonghyuk langsung mengangkat
kepalanya untuk mengamati keadaan, tapi semua sudah terlambat. Yoo Joonghyuk
yang terus berlari pun terkubur di bawah potongan atap yang baru saja runtuh.
Dia berhasil
menghindari bongkahan atap yang berukuran besar, tapi ada terlalu banyak
bebatuan yang menghujaninya. Di tengah-tengah kepulan debu, aku bisa melihat
siluet seseorang yang sangat kukenal. Perban yang ada di tangan kirinya
berkibar karena tersapu oleh angin. Wajahnya terlihat penuh keringat seakan dia
baru saja lari untuk menuju ke tempat ini.
Orang itu
tersenyum ke arah Yoo Joonghyuk dari balik kepulan debu. “Aku tahu kau tidak
akan bisa menyelesaikan ini tanpaku.”
[Inkarnasi
‘Han Sooyoung’ melompat ke dalam area pengambilan keputusan!]
Chapter 351 Daftar Isi Chapter 353

Komentar
Posting Komentar