ORV Chapter 367: Episode 69 – Archangel Hunting (3)

 Disclaimer: Novel bukan punya saya


Ini adalah sekelumit dari ingatan yang sudah sangat lama.

“‘Scribe, berapa lama lagi aku harus mengulang perang ini? Tidak ada pemenang di perang seperti ini…”

Berapa kali dia menanyakannya… Dia sudah tidak bisa mengingatnya.

“Michael, kau tidak perlu memikirkannya terlalu dalam.”

Metatron yang ada di dalam ingatannya akan menjawab dengan kata-kata yang sama dan sebuah senyum lembut di wajah. Hal seperti ini terus berulang selama ratusan, bahkan ribuan tahun.

Mulai kapan Metatron menunjukkan senyum seperti itu? Michael sendiri sudah tidak bisa mengingatnya.

“Kumohon, tetaplah fokus dalam memburu semua ‘Kejahatan’ yang ada di depan matamu. Itu adalah skenario yang sudah diberikan padamu.”

…. Skenarioku?”

“Berapa lama lagi aku harus memburu para iblis itu?”

Saking terlalu lama dan lelahnya Michael, dia bahkan tidak bisa mengingat untuk apa dia terlahir ke dunia ini.

[Kekuatan dari ‘Fruit of Good and Evil’ mulai memberontak.]

Ingatannya terasa tidak benar…. Terasa palsu dan tidak lengkap. Satu-satunya hal yang bisa dia ingat hanyalah kata-kata terakhir dari para Demon King yang mati di tangannya.

“…. Betapa menyedihkannya dirimu, hai murid ‘Eden’. Apa kau harus berbuat hingga sejauh ini?”

Itu adalah kata-kata terakhir dari penguasa Demon World ke-21.

“Uhahahahaha! Sekarang kau sama dengan kami! Akhirnya Metatron sudah kehilangan akalnya!”

Itu adalah kata-kata terakhir dari penguasa Demon World ke-9.

“Kau…. Kau itu Michael yang ‘keberapa’?”

Dan pertanyaan itu keluar dari penguasa Demon World ke-4.

Di belakang sosok para Demon King yang namanya sudah dia lupakan itu dia bisa melihat banyak Archangel yang sudah gugur. Semua malaikat itu adalah para rekan yang bertarung bersamanya.

“Michael, kau harus mendapatkan dirimu yang asli. Kumohon…. Ini…. Semua ini sangat salah.”

Dia adalah Malaikat dan juga Iblis. Dia adalah makhluk seperti itu.

Wajah-wajah yang ada di depannya mulai retak dan hancur menjadi debu yang berterbangan di udara. Kemudian debu-debu itu pun berkumpul dan membentuk satu sosok raksasa.

‘Kebaikan’ dan ‘Kejahatan’ akan saling berperang untuk selama-lamanya. Dan Metatron—sosok yang berhasil bertahan dari semua kengerian itu, terus menunjukkan senyum yang sama selama ribuan tahun.

“Kau harus berhati-hati pada satu hal. Saat menggunakan kekuatan ini, kau tidak boleh….”

[Kekuatan ‘Fruit of Good and Evil’ sedang mengamuk!]

Semua memori milik Michael disapu bersih dalam waktu yang sangat singkat. Saat ini dia pasti merasakan sakit yang amat sangat seakan ada sesuatu yang mengoyak kepalanya.

“Aaaaaaaaah-!!!!”

Semua ‘Kebaikan’ yang ada di dunia ini berteriak dengan nada penuh duka. Dari dedaunan hingga pepohonan. Dari serangga kecil hingga semua tipe ‘Kebaikan’ yang berdiam dalam makhluk hidup…. Mereka semua jatuh dalam duka dan menangis meraung-raung.

[Kau sudah melancarkan serangan mematikan pada musuh yang ada di kubu Sistem Kebaikan Absolut!]

[Cerita ‘Evil that destroys Evil’ meraung penuh kesedihan dan kegetiran!]

[Kau sudah melanggar tabu!]

[Kau akan menerima penalti yang sangat mengerikan!]

Malaikat yang tubuhnya berlumuran darah dan diselimuti aura keabu-abuan itu hanya tersenyum pada Michael.

***

Saat aku menggigit ‘Fruit of Good and Evil’ itu, dunia yang ada di depanku langsung berubah.

[Kau telah memakan ‘Star Relic Fruit’ terlarang.]

[Saat ini kau adalah ‘Demon King’.]

[Kekuatan dari ‘Fruit of Good and Evil’ membisikkan rahasia dari ‘Sistem Kebaikan Absolut’ padamu.]

Badai energi sihir yang sangat dahsyat mulai menyelimuti tubuhku. Di tengah-tengah kekacauan itu, ada layar pesan yang muncul di depanku.

[Kau telah mengalami semua sisi dari ‘Kebaikan dan Kejahatan’!]

[Kau telah mendapatkan pencapaian yang hampir mustahil didapatkan!]

[Kau berhasil mendapatkan kemungkinan untuk mendapat cerita baru.]

[‘Star Stream’ terkejut saat melihat pencapaianmu.]

[‘Star Stream’ mulai memikirkan modifier keduamu.]

Akhirnya aku bisa merasakan sensasi menjadi seorang Konstelasi… sebuah sensasi yang sudah lama tidak kurasakan setelah aku berubah menjadi Demon King.

[‘Demon King Transformation’ telah dinonaktifkan.]

[‘Star Stream’ telah mengembalikan status Konstelasi milikmu.]

Beberapa saat kemudian, aku bisa melihat sebuah bintang yang bersinar terang di langit malam. Itu adalah bintang milikku.

[‘Angel Transformation’ diaktifkan.]

Setelah aku menerima cahaya bintang itu, tubuhku juga ikut bersinar. Sayapku yang awalnya berwarna hitam pekat, sekarang berubah menjadi putih bersih. Kemudian, tanduk yang ada di kepalaku—tanda jika aku adalah seorang Demon King pun menghilang. Energi suci yang hangat mulai menyelimuti seluruh tubuh inkarnasiku.

Sayangnya aku tidak punya cukup waktu untuk menikmati statusku sebagai ‘malaikat’. ‘Judgment Field’ semakin mengecil dan mulai menekan tubuhku dari segala arah.

Kwa-dudududuk!!

Sayap baruku mulai tertekuk dengan posisi yang sangat tidak nyaman. Tangan dan kakiku sudah tidak bisa menahan tekanan dari barrier itu dan patah di beberapa tempat.

[Cerita raksasa ‘Torch that swallowed the Myth’ sedang melindungimu.]

[Cerita raksasa ‘Demon World’s Spring’ sedang melindungimu.]

Aku berhasil bertahan berkat bantuan dari dua cerita raksasa yang kumiliki. Tanpa mereka mungkin sekarang aku sudah mati tergencet sama seperti Konstelasi dan Demon King lainnya.

[‘Fourth Wall’ sedang melindungi kondisi mentalmu!]

[Probabilitas dari generasi ke-2 melemahkan kemampuan dari ‘Fourth Wall’.]

Saat aku menerima pesan itu, kepalaku terasa sangat sakit seakan ada banyak petir yang menyambar otakku. Aku berpikir kesadaranku bisa hilang kapan saja, apalagi pandanganku mulai kabur dan gelap beberapa kali.

Meski begitu aku terus bertahan. Aku harus melakukannya agar bisa mendapatkan satu kesempatan yang akan segera datang kepadaku.

< Sebagai bayaran menjadi yang terkuat dalam melawan ‘Kejahatan’, ‘King of Corrupted Angels’ memiliki satu kelemahan. >

Kekuatan ‘Judgement Field’ yang menghimpit tubuhku perlahan mulai melemah. Ya, satu-satunya kelemahan dari monster yang bisa membantai semua Konstelasi yang berafiliasi dengan ‘Sistem Kejahatan Absolut’ adalah…

< ‘King of Corrupted Angels’ tidak bisa menyerang lawan yang berada di spektrum ‘Kebaikan’. >

Jika dia melanggar peraturan itu dan menyerang Konstelasi dengan atribut ‘Kebaikan’….

Craaaaack!!

Stigma absolut ‘Judgement Field’ yang bisa menghancurkan para Demon King langsung hancur berkeping-keping. Saat aku melihat sebuah celah kecil pada barrier Michael, aku langsung melompat keluar seperti seekor ngengat yang keluar dari kepompongnya.

Setelah keluar dari dalam barrier, aku bisa melihat Michael yang sedang berlutut di tanah sambil memegangi kepalanya dengan dua tangan. Dia berteriak kesakitan dengan sangat kencang.

[Demon King ‘King of Corrupted Angels’ berteriak karena merasakan sakit yang amat sangat!]

Ini adalah satu-satunya kesempatan yang kumiliki.

“Anna Croft!!”

Sesaat setelah aku meneriakkan nama itu, seorang wanita berambut pirang langsung berlari ke arah Michael. Salah satu matanya berwarna merah darah. Sepertinya dia sudah melihat sesuatu melalui stigma ‘Precognition’nya, karena itu dia langsung berlari secepat mungkin sambil mengaktifkan seluruh statusnya.

Di waktu yang bersamaan, aku mengumpulkan seluruh sisa tenagaku dan langsung berlari ke arah Michael. Normalnya, membunuh Michael hanya dengan kekuatan kami berdua tidak mungkin bisa dilakukan. Ya, hal itu sangat mustahil bahkan meski dia sedang berada pada kondisi penuh celah seperti ini.

Akan tetapi ceritanya akan berbeda saat kami berada di pulau ini.

[Karakter ‘Anna Croft’ mengaktifkan ‘Physical Sword Aura Lv.9’!]

Seperti perjanjian yang sudah kami buat sebelumnya, Anna Croft langsung menyerang Michael dengan pedang pendeknya. Disaat yang bersamaan, aku menghunus ‘Unbreakable Faith’ milikku dan memegangnya dengan tanganku yang terluka cukup parah.

[Fragmen cerita ‘Right Arm of a Pitiful Sword Master’’ telah diaktifkan!]

Aku tidak tahu jika cerita yang kudapatkan melalui atribut spesial ‘Lamarck’s Giraffe’ bisa menjadi sangat berguna pada situasi seperti ini.

[Probabilitas dari generasi kedua telah meningkatkan kekuatanmu!]

Ledakan energi dari Purest Sword Force membuat pedangku terlihat memanjang sejauh 10 meter. Kemudian aku mulai mengayunkannya ke arah Michael.

Aku hampir melepaskan peganganku saat ujung pedang milikku tertancap ke bagian kiri leher Michael. Di waktu yang hampir bersamaan, pedang pendek milik Anna Croft berhasil menebas leher sebelah kiri milik Michael.

Hujan darah menghias langit dan kepala Michael yang terputus terpental ke atas.

[Kau berhasil membunuh tubuh inkarnasi ke-176 milik ‘King of Corrupted Angels’.]

[Kau berhasil mendapatkan cerita level mitologi.]

[‘Star Stream’ terkejut dengan pencapaian yang kau dapatkan!]

[Kau telah mewujudkan ‘Fake Revelation’ menjadi kenyataan!]

[Kau berhasil mendapatkan pencapaian yang sulit dipercaya!]

[Kau berhasil mendapatkan cerita yang tidak bisa dinilai.]

[Kau berhasil mendapatkan cerita ‘Architect of Revelation’!]

Saat pesan-pesan itu muncul dihadapanku, kesadaranku mulai menghilang dan aku langsung tidak sadarkan diri.

***

Saat aku membuka mataku, aku mendapati diriku berada seorang diri di sebuah ruangan berwarna putih. Sedetik kemudian ada sebuah kalimat yang muncul di depanku.

< Makhluk yang memakan ‘Fruit of Good and Evil’ akan menghadapi kebenaran yang selama ini mereka hindari. >

‘… Dimana aku sekarang?’

Sebelum aku bisa menanyakannya, sebuah layar muncul di sebelah kiriku. Disana terlihat sebuah video yang menggambarkan sebuah scene dalam novel Cara Bertahan Hidup.

Di video itu Yoo Joonghyuk dan para companionnya sedang menyelesaikan berbagai macam skenario. Scene itu adalah dunia novel Cara Bertahan Hidup tanpa diriku. Para companion tidak menyerah saat dihadapkan dengan musuh-musuh kuat, dan mereka berhasil mengalahkan semua musuh… yang ada di sana.

[‘Fruit of Good and Evil’ berbicara padamu, “Cerita itu adalah kehidupanmu, bukan?”]

Aku menganggukkan kepalaku. Ya, cerita itu memang kehidupanku. Aku tumbuh dengan membaca semua isi novel itu.

[‘Fruit of Good and Evil’ berkata padamu, “Akan tetapi, ini juga kehidupanmu.”]

Sebuah layar baru muncul di sebelah kananku. Di layar itu aku bisa melihat seorang pemuda berusia kurang lebih 15 tahun sedang mengetikkan sesuatu sambil melihat layar komputer dengan serius.

-Setelah ini apa yang akan terjadi pada Joonghyuk? Apa dia akan mati lagi?-

Itu adalah komentar mengenai Yoo Joonghyuk yang sedang menjalani regresinya yang ke-164. Saat itu aku masih duduk di bangku kelas 3 SMP dan sangat menyukai Lee Jihye. Dan aku yang ada di layar sedang sibuk mengetikkan sebuah komentar.

‘Argh! Benar-benar deh…. Stop nulis cerita yang bikin frustasi kayak gini..!-

Lalu. Saat Yoo Joonghyuk menjalani regresi ke-488, aku sudah duduk di bangku kelas 2 SMA. Kalau tidak salah, usiaku saat itu sama dengan usia Kim Namwoon. Aku yang ada di layar masih sibuk mengetik sebuah komentar.

….

……

Saat Yoo Joonghyuk menjalani lebih banyak regresi, aku juga ikut menua bersamanya. Saat aku membaca paragraph tentang kematian Yoo Joonghyuk, janggutku sudah mulai tumbuh. Aku lulus dari SMA sambil terus menyaksikan pengorbanan yang dilakukan Yoo Joonghyuk.

Dan aku membaca cerita itu sekali lagi…

-Mending dia mati saja sekarang, iya kan?’

…. Tunggu, apa aku pernah menulis komentar seperti itu?

-Ceritanya mulai nggak jelas. Mungkin ini waktunya untuk kembali? ㄱㄱ-

Yoo Joonghyuk yang ada di layar kiri sedang menjalani regresi ke-662.

Aku sudah kuliah saat itu, tapi aku terus sibuk mengetik komentar.

-Yoo Joonghyuk bakal mati lagi, ya?-

Semua kalimat yang pernah kuketik muncul di layar sebelah kanan. Semua kata-kata menyakitkan yang keluar dengan alasan dikhianati dunia dan lelah menjalani kehiduipan…. Semua itu kembali muncul dalam kepalaku.

-Please author… bisa skip bagian skenario-skenario awal nggak? Bosen tahu.-

…. Aku tidak bisa berkata apa-apa, karena memang tidak ada yang bisa kukatakan.

[‘Fruit of Good and Evil’ berkata padamu, “Itu adalah semua nilai dari cerita yang kau anggap menjadi seluruh duniamu.”]

Jarik-jariku mulai bergetar pelan.

Di layar sebelah kiri terpampang Yoo Joonghyuk dan semua pertarungannya. Sedangkan di sebelah kanan ada aku yang terus memperhatikan Yoo Joonghyuk. Lalu di Tengah-tengah keduanya muncul layar yang memperlihatkan diriku sedang menatap Bintang-bintang yang ada di langit dengan tatapan tajam.

< “Silahkan nikmati semua ini selagi kalian bisa. Pada akhirnya kalian harus membayar semua hiburan ini dengan nyawa kalian sendiri.” >

[‘Fruit of Good and Evil’ berkata padamu, “Apa kau benar-benar memiliki kualifikasi untuk menceritakan ■■?”]

Kata-kata yang dulu pernah kuucapkan muncul di atas layar-layar itu.

< “Yoo Joonghyuk, aku tahu ‘masa depan yang tidak kau ketahui’.” >

< “Hei, Yoo Joonghyuk… Kita bisa menyelamatkan dunia ini, kau tahu itu kan?” >

< “Aku akan menyelesaikan cerita ini mewakili dirimu.” >

Kata-kataku terasa sangat percaya diri…. Bahkan arogan, tanpa rasa ragu sedikitpun.

[‘Fruit of Good and Evil’ berkata padamu, “Kau yang sudah menipu alam semesta dengan cara bergantung pada cerita yang hanya diketahui olehmu…. Kau yang berhasil bertahan hingga detik ini berkat cerita itu…. Apa kau memiliki hak untuk diselamatkan?”]

Entah karena alasan apa, dadaku terasa sakit saat membacanya, dan kupikir aku bisa mendengar suara sesuatu yang perlahan retak. Jujur saja, di mataku saat ini dunia terlihat seperti sedang bergoyang.

[‘Fourth Wall’ menatap ‘Fruit of Good and Evil’ dengan tajam!]

[‘Fruit of Good and Evil’ merasa terkejut dan mundur beberapa Langkah.]

Tch-chuchuchuchut!!

Badai probabilitas mulai menyelimuti tubuhku. Saat aku berusaha bertahan dari terpaan badai itu, aku bisa mendengar suara seseorang yang sedang memanggil namaku.

< “…. Dok Ja -ssi! Kau harus bergerak sekarang! Michael masih….!” >

***

Saat aku membuka mataku sekali lagi, aku mendapati diriku sedang bersandar di dinding sebuah gua.

“…. Jika kau tidak bangun detik ini juga, aku sudah berniat untuk pergi meninggalkanmu.”

Di depanku ada seorang wanita berambut pirang yang sedang menatapku. Aku langsung memeriksa tubuhku. Bagian dada dan perutku dibalut dengan perban, lalu luka tusuk di pahaku sudah dioles dengan beberapa tanaman obat yang ditumbuk.

Sedetik kemudian aku sadar ada cairan hangat di dalam mulutku. Rasanya pahit dan amis.

Aku langsung membelalakkan mataku saat sadar cairan apa itu. Aku bahkan sedikit ketakutan saat tahu… jika Anna Croft sengaja mengiris tangannya sendiri dan memberikan darahnya padaku.

“Apa yang kau…!?”

Anna Croft menggunakan tangannya yang tidak terluka untuk menenangkanku. Setelah itu dia mencoba menjelaskan situasi kami saat ini.

“Aku punya atribut ‘Elixir Maker’. Darahku punya efek menyembuhkan yang sama dengan semua elixir yang pernah kuminum hingga saat ini.”

“…. Tapi, jika aku terlalu banyak meminum darahmu, aku bisa berada dalam kendalimu.”

“Itu hanya bisa terjadi jika statusmu ada di bawahku.”

Anna Croft membersihkan bekas darah yang ada di tangannya dan kemudian menoleh ke arah bibir gua.

Hari sudah malam dan aku tidak bisa merasakan pergerakan apapun. Aku menarik nafas Panjang beberapa kali dan kemudian bertanya.

“Apa yang terjadi pada Michael?”

“…. Dia sudah mati. Tidak…. Aku tidak yakin bisa menyebutnya mati atau tidak..”

“Apa mungkin tubuh inkarnasinya diselimuti kabut hitam?”

“…. Bagaimana kau bisa tahu?”

Kuharap aku bisa menjelaskan hal ini padanya, tapi rasa sakit yang amat sangat mencegahku untuk mengingat isi cerita dari novel Cara Bertahan Hidup. Aku yakin Michael belum mati. Lebih tepatnya dia memang sudah mati, tapi dia akan segera bangkit Kembali.

Ada ‘2 bulan’ yang menghias langit, tanda cerita dari generasi ke-2. Aku pasti sudah meminum darah Anna Croft dalam jumlah yang cukup banyak sampai wanita itu terlihat cukup pucat di bawah cahaya rembulan.

“Kenapa kau tidak meninggalkanku dan pergi saja?”

“Aku sudah mempertimbangkannya. Jika aku menyelamatkanmu, mungkin aku bisa mendapat cerita seperti ‘Prophet Who Pays Her Debts’.”

Anna Croft pasti tahu jika cerita seperti itu tidak akan bisa tercipta dengan mudah. Tiba-tiba ada rasa penolakan yang muncul di hatiku. Anna Croft yang kukenal bukan orang seperti ini. Prophet yang kukenal adalah manusia berdarah dingin yang mampu mengorbankan apapun demi tujuannya. Dia bahkan tidak ragu mengorbankan sahabat terdekatnya untuk mencapainya.

Harusnya itu yang terjadi, tapi…

“Harusnya kau sudah bisa bergerak setelah beberapa jam.”

Tapi, dari semua informasi yang kumiliki tentang Anna Croft…. Apakah semua itu sudah mencakup semua cerita dari Anna Croft yang ada di depanku?

< Anna Croft adalah inkarnasi dari ‘Sistem Kebaikan Absolut. >

…. Aku tidak yakin kenapa pikiran seperti itu muncul di kepalaku. Mungkin hal itu muncul karena aku mulai memikirkan banyak hal setelah memakan ‘Fruit of Good and Evil’.

Aku menghela nafas dan kemudian berkata, “Sebaiknya kita berpisah di sini. Kau pasti sudah mengumpulkan semua suku kata untuk membentuk kalung modifier targetmu.”

“Itu bukan masalah besar. Tapi, apa kau tidak apa-apa?”

“Aku tidak perlu mengkhawatirkanku. Meski kau tidak merawatku seperti ini, aku tidak akan mati. Luka seperti ini tidak akan cukup untuk membunuhku.”

“Tidak. Jika aku meninggalkanmu sendirian, kau pasti akan mati.”

Bukan ‘kau bisa mati’, tapi ‘kau pasti mati’. Dan aku paham kenapa Anna Croft berkata seperti itu.

“Tapi, seharusnya kau tidak bisa melihat masa depanku, kan?”

“…. Hingga beberapa saat yang lalu aku memang tidak bisa melihatnya.”

[Skill eksklusif ‘Lie Detection Lv.7’ telah diaktifkan!]

[Kau memastikan jika ucapan lawan bicaramu adalah benar.]

“Sejak kemarin aku bisa melihat sedikit masa depanmu. Beberapa ‘hal’ memang tidak bisa kulihat karena ada dinding tipis yang menghalangi…”

…. Dia bisa melihat masa depanku?

“Apa yang sudah kau lihat?”

“…. Sebaiknya kau tidak usah tahu.”

“Katakan saja.”

‘Eye of the Great Demon’ milik Anna Croft mulai bersinar merah. Setelah itu dia menghela nafas dan mulai membuka mulutnya.

“12 jam dari sekarang, kau akan mati di tangan ‘Conquering King’ Yoo Joonghyuk.”

 

Chapter 366     Daftar Isi     Chapter 368


Komentar

Postingan Populer